Sabtu, 22 Oktober 2011

Arti Simbol Pada Pancasila


  1. Bintang.          
  1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengatur pribadi seseorang dengan Tuhan .
  3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Tidak memaksakan kehendak beragama orang lain.
      B. Rantai.
  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusian.
  3. Menyakini kegemaran ikut serta dalam kegiatan kemanusiaan.
  4. Menyakini prinsip kegemaran ikut serta dalam aktivitas kemanusiaan.
  5. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  6. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  7. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
C. Pohon Beringin
  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Tidak membeda-bedakan budaya, agama, ras dan suku.
  3. Saling bahu-membahu demi satu tujuan.
  4. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  5. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  6. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
      D. Kepala Banteng
  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mempunyai sikap bijaksana dalam mengambil tindakan.
  4. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  5. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.


    E. Padi Dan Kapas.
  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
  2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak orang lain.
  5. Terciptanya keadilan dalam urusan menyangkut bangsa Indonesia.
  6. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  7. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar